Geografi SMA Negeri 14 Jakarta

5 TAHUN EKSPEDISI GEOGRAFI INDONESIA – BAKOSURTANAL

In Geografi Umum on Juli 14, 2010 at 1:38 pm

“Menumbuhkan Wawasan Kebangsaan Melalui Kepedulian,

Pelestarian Sumberdaya Alam dan Budaya Indonesia”

Indonesia  dikenal sebagai salah satu negara yang mempunyai keragaman sumberdaya alam dan budaya yang sangat melimpah didunia. Kekayaan sumberdaya alam dan budaya hingga saat ini masih sangat berperan penting dan faktor penentu perekonomian nasional. Disisi lain, fakta yang banyak ditemukan adalah masih banyaknya masyarakat Indonesia yang belum mengenal dan mengerti keragaman sumberdaya alam dan budaya nasional yang ada. Keterbatasan informasi serta pengetahuan mengenai sumberdaya alam dan budaya ini tentunya akan mempengaruhi pola pengelolaan sumberdaya alam dan budaya yang ada. Tuntutan akan pengelolaan sumberdaya alam yang lestari dan berkelanjutan harus selalu dikampanyekan kepada masyarakat luas dengan diawali dari mengenal dan mengerti sumberdaya alam dan budaya nasional yang ada.

Pengelolaan sumberdaya alam dan budaya memerlukan keterpaduan keilmuan, sektor dan antar wilayah. Keterpaduan ini menuntut adanya koordinasi yang terintegrasi baik bersifat horinzontal integration (antar sektor) dan vertikal (pemerintahan desa hingga pusat). Inventarisasi sumberdaya alam sebagai langkah awal dalam pengelolaan sumberdaya alam mensyaratkan adanya keterpaduan keilmuan (interdisciplinary), sebagaimana tertuang dalam strategi pembangunan nasional khususnya dalam pengelolaan sumberdaya alam nasional.

Inventarisasi sumberdaya alam dan budaya nasional dipandang sebagai hal yang strategis untuk mengawali membantu masyarakat dalam mengenal dan mengerti sumberdaya alam dan budaya nasional. Inventarisasi yang memperhatikan keterpaduan antar ilmu dan sektor ditambah cara penyajian hasil inventarisasi yang mudah dipahami oleh masyarakat luas. Kegiatan Ekspedisi Geografi Indonsia yang digagas BAKOSURTANAL sejak tahun 2005 hingga saat ini diharapkan menjadi kegiatan untuk membantu masyarakat luas dalam mengenal dan memahami semua potensi sumberdaya alam dan budaya nasional dalam kerangka konsep keruangan (spatial concept) sebagaimana menjadi tugas pokok dan fungsi BAKOSURTANAL.

Ekspedisi Geografi Indonesia (EGI) – BAKOSURTANAL

Adalah serangkaian perjalanan pengamatan fenomena geografi : abiotik, biotik, budaya serta lingkungan pada suatu trase  tertentu (misalnya dari pegunungan sampai daerah pantai) di suatu wilayah melalui metode integrated rapid survei.

EGI bertujuan menyediakan informasi fenomena geografi suatu wilayah baik yang bersifat potensi maupun permasalah terkini. Hasil-hasil EGI disajikan dalam bentuk publikasi dalam bahasa ilmiah populer sehingga mudah dipahami masyarakat luas.

Saripati Ekspedisi Geografi Indonesia (EGI) 2005 – 2010

a. EGI 2005, Gunung Halimun (Jawa Barat)

Kegiatan EGI I, dapat menarik benang fenomena geografi di kawasan G. Halimun sebagai kawasan penyimpan sumberdaya air dan energi berupa panas bumi serta keragaman hayati yang penting pada saat ini dan masa datang bagi wilayah daerah hilirnya. Kehadiran TN. Halimun dan masyarakat adat Kaspuhan di Ciptagelar selaras dengan nafas konservasi sebagai bentuk perhatian kepada lingkungan walau dengan perbedaan pendakatan yang berbeda yaitu berupa pendekatan hukum positif dan kearifan lokal.

b. EGI 2006 : Pangandaran – Pangalengan

Kegiatan EGI II, dapat mensintesakan kawasan Jawa Barat bagian selatan yang secara teoritis mempunyai fenomena geografi berupa rupabumi yang tidak mudah dikembangkan sebagaimana di wilayah Jawa Barat bagian utara justru menyimpan keragaman kekayaan alam yang luar biasa bagi berkembangnya wilayah. Pesona keindahan pantai pesisir selatan Jawa hingga atraksi alam pegunungan di komplek Tangkubanparahu serta Papandayan mampu “titik ungkit” berkembangnya wilayah di Jawa Barat bagian selatan.

c. EGI 2007 : Bali (Utara)

Kegiatan EGI III, menguraikan fenomena sumberdaya yang ada di Pulau Dewata khususnya di bagian utara yang luar biasa besarnya bagi penciptaan kesejahteraan wilayah. Nafas budaya dari lingkungan Puri Ageng Singaraja dapat menjadi spirit masyarakat Bali utara dalam mengembangkan pantai di sepanjang Kecamatan Kalibubuk (Lovina), Anggur, Salak Gula Pasir, Pesona Gunung Agung dan Batur, keragaman hayati yang terkandung di taman nasional dan pulau Menjangan dengan dukungan kerukunan kehidupan antar masyarakat yang tinggi dan jiwa seni yang ada; sebagai anugerah sang hyang widi wasa bagi kesejahteraan masyarakat Bali (khsusunya) utara.

d. EGI 2008 : Sulawesi Selatan, (dari Tana Toraja, Makassar hingga Kapoposang)

Sulawesi Selatan adalah provinsi terbesar dan berpengaruhi di kawasan timur Indonesia. Kebesaran dan dinamika provinsi ini tidak terlepas dari memadukan pemanfaatan sumberdaya alam yang ada di kontinen dan di laut. Di kontinen,  keragaman suku bangsa yang ada Maros dikenal memiliki sumberdaya karst terbesar ketiga di dunia, keluhuran budaya Tator menjadi magnet wisata di bagian utara, sedangkan di bahari kekayaan melimpah dari laut dan Makassar sebagai bagian gugus spermonde menjadi bandar perdagangan yang besar tidak terlepas dari strategisnya posisi geografi dan jiwa kebaharian yang tumbuh di masyarakat Bugis; menjadi sesi penting untuk mengantarkan Sulawesi Selatan sebagai daerah cukup disegani dalam pertumbuhan perekonomiannya.

e. EGI 2009 : Gorontalo

Sebagai salah satu provinsi yang muda di negeri ini, Gorontalo sudah terlihat geliat dan dinamika dalam memajukan wilayahnya. Potensi sumberdaya dan budaya yang ada dikerahkan untuk membangun agropolitan yang tetap berbasiskan pada kelautan dan perkebunan sebagai basis kesejahteraan masyarakat. Jagung sebagai tanaman strategis dan perikanan laut yang dipelopori suku Bajo di perkampungan Torosiaje adalah dua ikon yang berkembang sangat pesat, disamping tetap melestarikan sumberdaya lokal khususnya hayati yang endemik seperti Maleo dan memberikan perhatian kepada suku Polahi sebagai suku terasing yang ada agar keseimbangan dan selarasan hidup terjalin.

e. EGI 2009 : Sumatera Utara

Karakter budaya yang sangat kuat menjunjung sportivitas dan kehormatan menjadi bagian tak terlepaskan dalam mengantarkan Sumatera Utara menjadi provinsi yang besar di wilayah Sumatera. Bahkan, Medan sebagai ibukota tumbuh menjadi kota terbesar ke-3 di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Kekayaan alam seperti kesuburan alam yang mampu menumbuhkan perkebunan mulai kelapa sawit, karet, kopi, serta komoditas lainnya; disamping Danau Toba sebagai salah satu danau vulkanik terbesar di dunia serta ketulusan hutan Gunung Lauser yang selalu mensuplai air dan udara segar mengantarkan Sumut dikenal secara Internasional. Bahkan tidak hanya dalam kontek kekinian, Deli mengangkat Sumut ke kancah internasional melalui tembakau yang sangat terkenal. Kondisi ini semakin dilengkapi dengan kebersamaan dan kerukunan hidup di provinsi ini yang dikenal sangat multietnis mulai Batak, Melayu, Cina, India, Jawa dsb.

f. EGI 2010 : Jawa Timur

Ekspedisi Geografi Indonesia di Jawa Timur  baru saja selesai dilaksanakan di pada akhir bulan April yang lalu. Walaupun masih disusun hasil-hasil kegiatannya, setidaknya dapat digambarkan bahwa provinsi ini tumbuh menjadi besar juga dengan memadukan karakter budaya santri yang kuat dalam mengelola semua potensi sumberdaya yang ada. Surabaya sebagai bandar perdagangan yang ramai tumbuh menjadi metropolitan di bagian timur pulau Jawa bahkan sebagai kota ke-2 terbesar di Indonesia. Mega project Jembatan Suramadu, dibangun sebagai antisipasi kebutuan ruang apabila Surabaya Metropolitan Area harus berkembang ke arah Madura, sebagai konsekuensi pengembangan ruang yang realistis. Suburnya lahan pertanian merupakan salah satu berkah dari keberadaan banyaknya gunung api sebagai pemicu suburnya lahan disamping ketersediaan air dari Bengawan Solo dan Berantas yang sangat dikenal. Bahkan suburnya lahan ini, dipastikan telah menciptakan majunya peradaban masa lampau dengan kejayaan Majapahit atas kukuhnya perjuangan seorang Gadjah Mada dalam menyatukan nusantara.

g. EGI 2010 : Lombok – Sumbawa (NTB)

Ekepsedisi Geografi Indonesia di Lombok – Sumbawa (NTB) direncanakan dilaksanakan pada buan Juli 2010. NTB salah satu provinsi yang mempunyai keunikan budaya dan sumberdaya diharapkan mampu memberikan informasi kepada masyarakat luas.

Refleksi “ 5 Ekspedisi Geografi Indonesia (EGI)”

Pada perjalanan 5 tahun pelaksanaan Ekspedisi Geografi Indonesia – BAKOSURTANAL, tentunya sudah banyak data dan infomasi yang telah dihasilkan dan tentunya juga kendala sehingga perlu umpan balik dari masyarakat juga. Bagi kami persatuan dan kesatuan bangsa menjadi segalanya sebagaimana diikrarkan Gadjah Mada, dalam konteks kekinian data dan informasi spasial menjadi intrumen untuk mewujudkan keinginan kami tersebut tentunya dengan kadar dan takaran yang  mampu kami berikan.

Untuk itulah sosialiasi dan refleksi dalam rangka 5 tahun pelaksanaan Ekspedisi Geografi Indonesia – BAKOSURTANAL, dalam bentuk ekspose, talkshow dan pameran. Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), sebagai lembaga tinggi negara yang kompeten dalam menentukan arah kebijakan politis di daerah, menggandeng dan mendorong BAKOSURTANAL untuk menyelenggarakan kegiatan ini secara bersama-sama.  Walaupun kegiatan ini sederhana, namun diharapkan mampu memberikan kemanfaatan yang besar dan luas bagi negeri ini.

Refleksi dalam rangka 5 tahun pelaksanaan Ekspedisi Geografi Indonesia – BAKOSURTANAL bertujuan :

  • Menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan Ekspedisi Geografi Indonesia – BAKOSURTANAL yang telah berjalan sejak 2005 khususnya dan semua produk kegiatan surta yang berbasis pada kewilayahan pada umumnya untuk mendukung pengelolaan sumberdaya alam dalam pembangunan nasional.
  • Menjadikan kegiatan ini sebagai ajang pembelajaran agar pelaksanaan Ekspedisi Geografi Indonesia – BAKOSURTANAL lebih sempurna dalam mengkontribusi konsumsi masyarakat luas akan informasi sumberdaya alam dan budaya nasional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: